SELAMAT DATANG DI BLOG JOGJA TV, HADIR DENGAN TRADISI KHAS JOGJA DARI JAM 06.00 WIB - 24.00 WIBKAPOLRES CIREBON AKBP HERUKOCO YANG MENJADI KORBAN BOM BUNUH DIRI DI MASJID MILIK MAPOLRES CIREBON KOTA SUDAH MULAI STABIL AKBP HERUKOCO MENJALANI RAWAT INAP DI RS PERTAMINA, KOTA CIREBON, JAWA BARATKORBAN BOM BUNUH DIRI DI MASJID MAPOLRESTA CIREBON 30 ORANG LUKA, 24 DIANTARANYA POLISI POLISI MASIH MENCARI IDENTITAS PELAKU BOM BUNUH DIRI YANG TEWAS DALAM SERANGAN BOM TERSEBUTFORUM UMAT ISLAM (FUI): PELAKU BOM BUNUH DIRI TAK PAHAM ATURAN JIHADFUI MENGUTUK BOM BUNUH DIRI DI MASJID MAPOLRES CIREBONFUI MENDUGA ADA UPAYA UNTUK MENGADU DOMBA UMAT ISLAM DAN POLISIFUI MEMINTA UMAT ISLAM AGAR WASPADA TERHADAP AKSI-AKSI PROVOKATIFSEBUAH KAPAL TUA DITEMUKAN DI AREAL SAWAH MILIK LASMIJAN DI JALUR 16 DESA MARGOMULYO, KECAMATAN MUARASUGIHAN, BANYUASINSEORANG TKI DI YORDANIA BERNAMA NURUL AHMAD LUKMAN DISIKSA MAJIKANNYA HINGGA BUTA SEBELAHPEMERINTAH SUDAH MENGIRIM PASUKAN KHUSUS UNTUK MEMBEBASKAN SANDERAPEMERINTAH AKHIRNYA MEMILIH JALUR NEGOSIASI DAN MEMPERSIAPKAN UANG UNTUK MENEBUS SANDERA YANG DITAWAN PEROMPAK SOMALIAPARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN (PPP) AKAN TETAP BERADA DI DALAM KOALISI HINGGA 2014MENTERI AGAMA SURYA DHARMA ALI MENGUTUK AKSI BOM BUNUH DIRI DI MAPOLRESTA CIREBON, JAWA BARAT (15/4)PRAKIRAAN CUACA DI DIY HARI INI: HUJAN RINGAN, SUHU: 22 – 31 DERAJAT CELCIUS, KELEMBABAN: 59 – 97 PERSENMOTIF DAN IDENTITAS PELAKU BOM BUNUH DIRI DI MAPOLRES CIREBON BELUM DIKETAHUIANTISIPASI AKSI BOM, TENTARA DAN POLISI JAGA BANDARA SOEKARNO-HATTAKOMISI YUDISIAL (KY) MENEMUKAN INDIKASI ADANYA PENGABAIAN BUKTI YANG DILAKUKAN HAKIM PADA PERKARA ANTASARI AZHARNATO MEMINTA MAAF ATAS TERBUNUHNYA SEMBILAN WARGA SIPIL SAAT BEROPERASI DI KAWASAN AFGANISTAN TIMUR LAUT

Monday, April 11, 2011

Warga Tanjung Sari Keracunan Tempe

Gunungkidul, www.jogjatv.tv - Keracunan massal menimpa 18 warga Banjarejo, Tanjungsari, Gunungkidul, yang diduga akibat mengkonsumsi tempe manding atau lamtoro. 8 korban dalam kondisi parah, dan harus mendapat perawatan intensif di RSUD Wonosari.
18 warga yang menjadi korban keracunan semuanya warga Dusun Sangen, Banjarejo, Tanjungsari. Dari total 18 korban, 8 diantaranya harus dirawat di RSUD Wonosari, karena kondisi yang parah. Semua korban mengeluh pusing, mual, muntah dan diare. Keracunan massal diduga disebabkan tempe manding atau lamtoro yang dikonsumsi pada Jum’at sore(8/4). Tempe manding di dapat dari seoarang pedagang di desa mereka. Tempe tersebut, dimasak dengan bumbu bacem dan sebagian di makan dengan sambal.
Ibu Ribut, salah seorang korban mengaku, selepas pulang berladang dirinya bersama para korban lain berniat makan bersama. Menu yang dikonsumsi diantaranya nasi, sayur bayam serta sambal yang terbuat dari manding atau lamtoro. Selang sepuluh menit mengkonsumsi makanan, para korban yang semuanya masih kerabat ini mengeluh sakit, seperti mual dan pusing. Karena kondisi semakin parah, korban langsung dilarikan ke rumah sakit.
8 korban keracunan yang diduga akibat tempe manding ini, masih dirawat intensif di bangsal Menur dan Cempaka RSUD Wonosari. Polisi terus mengumpulkan data terkait kejadian keracunan massal tersebut.

Chandra Saputro


Read More..

Pelaku Penipuan Undian Berhadiah Dibekuk

Gunungkidul, www.jogjatv.tv - Aaksi kejahatan dengan berbagai modus penipuan kian marak. Seorang tersangka penipuan undian berhadiah berhasil dibekuk jajaran Polsek Pathuk, Gunungkidul, saat tersangka sedang melakukan transaksi di rumah korban. Tersangka mengatasnamakan marketing dari salah satu perusahaan swasta yang kini sudah tutup.

Isnain Idiawan Wibisono, warga Desa Kadiluwih, Salam, Magelang, berhasil diringkus jajaran Polsek Patuk Gunungkidul, Jumat siang(8/4), di rumah calon korban, Wasidi, di Desa Putat, Patuk, Gunungkidul. Penangkapan tersangka berdasarkan keterangan masyarakat yang resah dengan banyaknya surat pemenangan undian yang telah diterima beberapa warga.
Tersangka, merupakan mantan karyawan di salah satu perusahaan swasta, bernama Central Asia di Wonosari, yang digunakan sebagai ajang penipuan tersebut. Sementara perusahaan tersebut saat ini telah tutup. Pelaku menggunakan modus yang tergolong hebat. Ia mengaku kepada korban sebagai karyawan di perusahaan tersebut, dan memberitahu kepada korban mendapatkan hadiah berupa 1 unit sepeda motor. Karena kecurigaan korban, kemudian dilaporkan kejadian tersebut kepada aparat, dan akhirnya tersangka dapat dibekuk.
Kapolsek Patuk, Kompol Sumadi menjelaskan, pelaku ditangkap saat akan bertransaksi dengan calon korban Wasidi. Atas kesigapan aparat, petugas berhasil meringkus pelaku dengan barang bukti berupa uang tunai Rp.750.000,- beserta 11 surat undian lain yang akan diberikan kepada calon korban pada berbagai kecamatan di Gunungkidul. Selain itu juga diamankan 1 unit sepeda motor dan kelengkapan administrasi yang digunakan tersangka. Menurut Kompol Sumadi, penangkapan terhadap pelaku penipuan dengan modus undian dan surat pemberitahuan baru kali pertama dilakukan. Bahkan sebelumnya Polda DIY belum pernah menangkap pelaku dengan modus surat undian berhadiah. Guna pengembangan lebih lanjut, saat ini pelaku masih ditahan di Polsek Patuk, dan diduga korbannya akan terus bertambah.

Chandra Saputro

Read More..

KPU Yogyakarta Tekan Potensi Sengketa Pemilukada

Yogyakarta, www.jogjatv.tv - Guna menekan peluang-peluang terjadinya ketidakpuasan peserta calon kepala daerah yang berujung memicu adanya sengketa Pemilukada, KPU Kota Yogyakarta berjanji akan menjalankan regulasi Pemilukada 2011 ini secara transparan, dan benar-benar menjaga kepastian hukum dari mekanisme yang dijalankan. KPU juga meminta para kandidat Calon Walikota dan Wakil Walikota yang maju dalam Pemilukada Kota Yogyakarta untuk benar-benar menyepakati aturan main Pemilukada yang telah diatur oleh KPU.

Hal tersebut diungkapkan Ketua KPU Kota Yogyakarta, Nasrullah, disela-sela acara sosialisasi dan pencanangan tahapan Pemilukada Kota Yogyakarta yang akan digelar serentak di 14 kecamatan di Kota Jogja pada 25 Agustus 2011. Untuk menjaga pemilukada yang sportif dan damai, Nasrullah, selaku Ketua KPU menyatakan, akan berlaku transparan, dan terbuka kepada setiap calon yang maju, untuk mengakses informasi seputar jalannya Pemilukada mendatang. Para kandidat Walikota dan Wakil Walikota yang maju nantinya diminta untuk mentaati kesepakatan aturan, dan prosedur Pemilukada yang telah dibuat KPU. Apabila seluruh mekanisme ini dijalankan secara benar sesuai kepastian yang berlaku, tentunya pemilukada Kota Yogyakarta akan berjalan damai, dan sengketa Pemilukada dapat diantisipasi.
Senada dengan Nasrullah, Ketua Korwil KPU DIY Jateng, Sri Nuryati juga meminta, Calon Walikota dan Wakil Walikota yang akan maju dalam Pemilukada Kota Yogyakarta nantinya, juga harus menyiapkan diri untuk menang maupun kalah. Sesuai dengan tema yang diusung KPU Kota Yogyakarta dalam Pemilukada tahun 2011 yakni pemilu yang damai, sportif dan berbudaya.

Hery Poernomo

Read More..

Pencanangan Tahapan Pemilukada Kota Yogyakarta

Yogyakarta, www.jogjatv.tv - Menjelang pesta demokrasi Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Yogyakarta, pada Pemilukada Kota Yogyakarta tahun 2011, yang akan berlangsung pada 25 Agustus mendatang, KPU Kota Yogyakarta kini mulai disibukkan dengan berbagai sosialisasi kepada masyarakat. Salah satunya yang diselenggarakan Minggu pagi(10/4), dengan pencanangan tahapan dan pengenalan maskot Pemilukada Kota Yogyakarta.
Pencanangan tahapan Pemilukada Yogyakarta, yang digelar KPU Kota Jogja Minggu pagi (10/4), diawali dengan senam sehat bersama warga di Area Car Freeday Malioboro, dilanjutkan dengan pengenalan maskot Pemilukada Yogyakarta tahun 2011 yang diberi nama ”Maskarto”. Hadir dalam kesempatan tersebut, seluruh anggota PPS dan PPK dari 14 kecamatan yang ada di Kota Yogyakarta, untuk memberikan sosialisasi mengenai tahapan-tahapan Pemilukada, pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Yogyakarta yang akan dilangsungkan pada 25 Agustus 2011.
Walikota Yogyakarta, Hery Zudianto berharap, Pemilukada yang akan berlangsung mendatang dapat berjalan secara damai, sportif dan tetap mengedepankan etika budaya masyarakat Yogyakarta. Untuk itu para kandidat yang bersaing diminta untuk menjalankan asas pemilu secara jujur dan adil.
Tahapan awal yang akan dilakukan KPU Kota Yogyakarta untuk Pemilukada mendatang, diantaranya pemutakhiran data pemilih pada 29 Mei-27 Juni 2011. Dilanjutkan pengumuman dan perbaikan Data Pemilih Sementara, DPS pada 28 Juni-28 Juli 2011. Sementara untuk daftar pemilih tambahan diberi kesempatan hingga tanggal 24 Juli, sebelum pengesahan Daftar Pemilih Tetap pada 4-6 Agustus 2011.

Hery Poernomo

Read More..

LBH Dekatkan Pendidikan Hukum

Yogyakarta, www.jogjatv.tv - Bagi masyarakat miskin, berurusan dengan hukum menjadi sesuatu yang paling dihindari karena dianggap akan menyengsarakan diri sendiri. Agar hukum tak lagi menjadi hal yang ditakuti, Lembaga Bantuan Hukum Yogyakarta, kini gencar menggelar kegiatan bantuan hukum keliling. Bantuan hukum dengan mekanisme jemput bola ini diharapkan menjadi media untuk mengajarkan pendidikan hukum kepada masyarakat.
Untuk mendekatkan layanan bantuan hukum kepada masyarakat, LBH Yogyakarta, Minggu pagi(10/4)M membuka layanan bantuan hukum keliling di Kecamatan Umbulharjo. Selain mempermudah akses bagi masyarakat yang memiliki aktifitas tinggi, layanan ini juga dimaksudkan untuk membantu menyelesaikan perkara hukum yang dinilai sangat komersil. Dalam layanan singkat berupa konsultasi masalah hukum perdata dan pidana ini, masyarakat harus mendaftar terlebih dahulu dan menceritakan kronologi masalah hukum yang dialami. Setelah dilakukan pencatatan, anda dapat langsung mengkonsultasikan masalah hukum tersebut, kepada pengacara atau konselor. Dengan dibukanya layanan bantuan hukum keliling ini, diharapkan masyarakat dapat segera menyelesaikan masalah hukum yang dihadapi. Tak hanya bantuan hukum keliling, LBH Yogyakarta juga berencana untuk merekrut volunter dari sejumlah Fakultas Hukum di 6 universitas di DIY. Dengan adanya volunter, diharapkan kampanye pendidikan hukum dapat lebih mudah tersosialisasikan ke masyarakat.
Meski minim sosialisasi dan sangat minim warga yang datang, namun layanan dari LBH ini disambut baik oleh salah satu warga, Fahruraji. Selain kemudahan akses bagi warga, layanan ini juga sangat membantu warga miskin yang selama ini terkesan takut menghadapi hukum. Dalam kesempatan tersebut Fahruraji yang tak memiliki perkara hukum ini justru mempertanyakan sikap LBH dalam menjadi penengah terhadap kasus penggusuran yang kerap terjadi di masayarakat.

Ernyta-Andri Yulianto


Read More..

Sertijab Anggota Polri

Kulonprogo, www.jogjatv.tv - Polres Kulonprogo, Sabtu pagi(9/4), menggelar Upacara Serah Terima Jabatan kepada 5 petinggi anggota Polri di halaman Mako Polres Kulonprogo. Ke 5 anggota tersebut adalah Waka Polres, Kabagren, Kabag Ops, Kasat Reskrim dan Kasat Lantas. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kulonprogo, AKBP Yani Sudarto, dan juga dilakukan penandatanganan serah terima jabatan.
Adapun kelima anggota tersebut Waka Polres Kompol Aap Sinwan Yasin yang ditugaskan sebagai Kasubag Bagminopsnal Ditlantas Polda DIY, diganti dengan Fx.Endriadi yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit Reskrim Polda DIY. Kabagops Kompol Karwanto menempati jabatan barunya sebagai Kasubag Kermoops Bagminops Polda DIY, digantikan oleh Kompol Tabagus M.Faisal Rasyid yang sebelumnya menjabat sebagai Kasie Laka Subdit Gakkum Polda DIY. Kabagren dijabat oleh Kompol Sudaryono diganti oleh Kompol Ponidi, Kasatlantas diisi oleh AKP Ahmad Nanang Wibowo mengantikan AKP Setyo Hery Purnomo yang akan mengisi Kasatlantas Polres Bantul. Sedangkan Kasatreskrim AKP Suhadi dipindahkan ke Mapolda DIY dan digantikan oleh AKP Haryo Duto Pamungkas.
Dalam sambutannya Kapolres Kulonprogo, AKBP Yani Sudarto, mengingatkan para anggotanya bahwa tantangan tugas Polri semakin berat, karena itu perkembangan dinamika kehidupan, serta harapan masyarakat terhadap kinerja Polri terus meningkat. Untuk itu diperlukan upaya untuk mengatasi gangguan kamtibmas. Kapolres juga mengucapkan selamat datang kepada pejabat baru dan diharapkan agar segera menyesuaikan diri serta menunjukan loyalitas dan dedikasi yang tinggi guna terpeliharanya keamanan dan ketertiban di wilayah Kulonprogo.

Muhammad Sugeng



Read More..

Musda BYONIC

Yogyakarta, www.jogjatv.tv - Untuk memilih pengurus sekaligus menyusun program kerja tahun 2011, Byson Yamaha Owner Indonesia Club, Byonic Yogyakarta, Sabtu sore(9/4), menggelar Musda. Musda kali pertama yang digelar di Omah Jawi, Kaliurang dibuka Ketua Byonic, Joko Setyadi.
Menurut Joko Setyadi, kegiatan yang digelar 2 hari ini, selain bertujuan untuk mensosialisasikan Byonic, juga untuk meningkatkan keakraban sesama anggota. Selain menggelar Musda, organisasi yang menggeluti sepeda motor gede jenis Yamaha Byson ini, juga menggelar bhakti sosial dan touring.
Dalam Musda ini diharapkan akan terpilih pengurus yang tepat. Nantinya semua keputusan sidang dan program yang telah disetujui forum, bisa ditindak lanjuti dan menjadi acuan program tahun mendatang.

Nadi Mulyadi


Read More..

Haryadi Tetap Buka Komunikasi

Yogyakarta, www.jogjatv.tv - Haryadi Suyuti mengaku akan tetap membuka komunikasi dengan partai lain hingga waktu pendaftaran Bakal Calon Walikota Yogyakarta berakhir. Meski kini telah ada nama lain yakni Ahmad Hanafi Rais yang akan menggunakan kendaraan dari Golkar, namun Haryadi tetap menghormati keputusaan tersebut sebagai politik partai.
Ditemui dalam peresmian Greskap di Kelurahan Pringgokusuman, Gedongtengen, Minggu Pagi(10/4), Wakil Walikota Yogyakarta, yang juga Bakal Calon Walikota, Haryadi Suyuti menyatakan dengan tegas, tidak pindah dari Partai Demokrat ke Golkar. Meski mengaku telah mengembalikan formulir pendaftaran ke Partai Golkar, namun Haryadi mengaku akan tetap menjalani mekanisme yang ada, dan berharap prosesnya akan berjalan baik dan lancar. Dalam keterangannya, Haryadi hanya berpijak pada pandaftaran di KPU nanti. Sementara untuk pasangan yang akan mendampinginya, Haryadi masih menunggu hingga akhir pendaftaran di KPU. Dirinya juga masih berkomunikasi dengan PDIP, dan tidak menutup pintu dengan siapapun termasuk PDIP.

Ernyta-Andri Yulianto

Read More..

Perajin Ringgit Beber

Klaten, www.jogjatv.tv - Winatesipun kawigatosan pemerintah dhateng seni ringgit, nuwuhaken prihatos ing kalanganipun para seniman. Musafiq, satunggaling pelukis ringgit beber lan pawukon, asal Klaten, Jawa Tengah ngajab dhateng generasi panerus supados purun sinau seni tradisi nuswantara, satemah boten kasilep dening ngrembakaning jaman.
Seni lukis ringgit beber lan pawukon, samangke sampun awis-awis dipun panggihaken. Kepara dipun kuwatosaken seni ringgit beber badhe sirna kasilep dening pangrembakaning jaman. Musafiq, satunggaling pelukis ringgit beber ing Klaten, Jawa Tengah mratelakaken, sinaosa rekaos ananging piyambakipun tetep kupiya nglestantunaken seni ringgit beber lan pawukon. Ing griyanipun ingkang dumunung ing Desa Belangwetan, Kecamatan Klaten Utara, Musafiq nekuni pakaryanipun kanthi pangajab supados para generasi panerus purun sinau seni lukis ringgit beber.
Winatesipun kawigatosan pemerintah dhateng para seniman dipun kuwatosaken saged nglunturaken seni tradisi. Musafiq ngajab dhateng pemerintah supados paring bantuan redana kangge ngrembakakaken seni lan budaya. Awit seni mujudaken piranti kangge manunggalaken bangsa ingkang kiyat.

Tim Liputan


Read More..

Korban Bena Ladhu Panen Lombok

Magelang, www.jogjatv.tv - Kurdaning Redi Merapi sawetawis wekdal kapengker, nuwuhaken kapitunan menggahing warga Desa Seloboro, Kecamatan Salam, Magelang. Kajawi nrajang griyaning warga, sawetawis taneman pertanian ugi risak katrajang bena ladhu. Sinaoasa makaten, sawetawis warga Seloboro, samangke sampun wiwit panen lombok.
Sawetawis petani lombok ing Desa Seloboro, Kecamatan Salam, Magelang ingkang mujudaken korban kurdaning Redi Merapi, samangke sampun saged panen lombok. Satunggaling kadang tani, Mujiarjo nelakaken, sinaosa sawetawis wekdal kapengker sabinipun kurugan awu lan katerak ama, nanging samangke taksih saged panen lombok. Samangke sampun ngancik pethik lombok ingkang kaping 9. Lan saben panen ngasilaken 50 kg lombok.
Samangke petani lombok sami pisambat awit mandhapipun regi lombok. Menawi sakawit regining lombok Rp. 10.000,- saben kilonipun, samangke reginipun mandhap dados Rp. 8.000,- saben kilonipun. Petani lombok ngajab, regining lombok ing pekenan saged pulih malih.

Gama-Lala-Hari Atmaja


Read More..

Jalan Sehat Anti Narkoba

Sleman, www.jogjatv.tv - 400 warga Dhusun Ngenthak, Desa Margoluwih, Kecamatan Seyegan, Sleman, dinten Minggu enjing(10/4), nyengkuyung krida Jalan Sehat Anti Narkoba. Jalan sehat kanthi tebih 10 kilometer punika, dipun kepyakaken dening Camat Seyegan, Anggoro Aji Sunaryono.
Ketua Panitia Jalan Sehat, Maaruf Wahudin mratelakaken, krida ingkang saweg sepisan dipun adani punika, kejawi ancasipun kangge nyarasaken badan, ugi dipun lampahaken kangge nyengkuyung program pemerintah bebas dan anti narkoba. Salebeting krida kasebat, sedaya warga ingkang tumut jalan sehat tapak asta kangge nelakaken bebas narkoba.
Camat Seyegan, Anggoro Aji Sunaryono mratelakaken, krida jalan sehat anti narkoba kejawi saged nyarasaken badan, ugi kangge mbiwarakaken bebaya narkoba, mliginipun menggahing para wiranem.

Nadi Mulyadi


Read More..

Lepen Putih Dados Papan Wisata

Magelang, www.jogjatv.tv - Lepen Putih ing Magelang, Jawa Tengah, ingkang mili nrajang Desa Sirahan, Kecamatan Salam, Magelang, ngantos samangke taksih narik kawigatosanipun warga. Kajawi taksih kathah back hoe ingkang ngerug pasir, warga ingkang dhateng ningali ilining ladhu ugi taksih regeng. Ngantos dinten Setu enjing(9/4), taksih kathah warga ingkang dhateng, lan ndadosaken wewengkon Desa Sirahan, kados dene papan wisata.
Tumempuhing bena ladhu ing Lepen Putih, Magelang, Jawa Tengah, mbludag ngelebi padhusunan. Atusan griyanipun warga ing Dhusun Salakan, Desa Sirahan, Kecamatan Salam, Magelang, kablabak bena sawetawis wekdal kapengker. Margi ingkang tumuju dhateng padhusunan ugi katrajang bena.
Bena ladhu ingkang nrajang Desa Salakan kasebat, samangke dados jujugan wisata, menggahing warga saking maneka wewengkon. Sawetawis warga namung kepingin ningali kawontenanning Lepen Putih ingkang kebak ladhu.

Gama-Lala-Hari Atmaja


Read More..

Jamur Ikon Sleman

Sleman, www.jogjatv.tv - Maneka jinis masakan jamur ingkang taksih kapetang langka, kaajab saged dados ciri mathi Kabupaten Sleman, sasampunipun uwoh salak. Bab punika dipun andharaken dening Camat Sleman, Suyudi salebeting pengetan ambal warsa kapisan perkebunan jamur, ing Jalan Magelang Km. 10 Beran, Sleman, dinten Setu siyang(9/4).
Camat Sleman, Suyudi mratelakaken Kabupaten Sleman gadhah kaskaya alam ingkang kathah. Inggih ing donyaning wisata, punapa dene ing babagan dhaharan tradisional. Lan maneka jinis masakan jamur kaajab saged ngrembakakaken karaharjaning masyarakat, sarta kaajab saged dados ciri mathi Kabupaten Sleman.
Kejawi punika, Agus Purwianto ingkang gadhah perkebunan jamur mratelakaken, perkebunan jamur ingkang sampun ngancik umur setaun, tansah kupiya ngindhakaken ladosanipun, inggih ing babagan SDM punapa dene ngrembakakaken usaha jamur sanesipun. Jamur kajawi saged dipun ocal dados kripik, criping lan jamur goring, ugi saged dipun masak tongseng jamur, sate jamur, bakmi jamur, lan tetedhan sanesipun, ingkang kathah ngandhut kalori, lan tanpa kolesterol.

Nadi Mulyadi


Read More..

Lomba Jemparingan

Ngayogyakarta, www.jogjatv.tv - Dinten Minggu enjing(10/4), 100 pasarta, tumut Lomba Jemparingan tataran nasional, ing Alun Alun Ler Ngayogyakarta. Salebeting lomba jemparingan kasebat, sedaya pasarta ngangge busana adat daerah laras kaliyan daerahipun piyambak-piyambak. Kejawi punika, lampahing lomba boten namung dipun sengkuyung dening warga lokal kemawon, ananging ugi dipun sengkuyung dening warga mancanegari.
Makaten kridaning para pasarta nalika tumut lomba jemparingan, ingkang dipun adani ing Alun-Alun Ler Kraton Ngayogyakarta. Sedaya pasarta katingal tumemen anggenipun olah kridha jemparingan.
Kejawi dipun sengkuyung dening kaum priya, lomba jemparingan kasebat ugi dipun sengkuyung dening kaum wanita, ingkang ugi ngangge busana adat. Para pasarta wanita katingal prigel kridha jemparingan kados dene Srikandhi. Kejawi punika, wisatawan mancanegari ugi wonten ingkang tumut nyengkuyung lomba jemparingan kasebat. Miturut Ketua Perpanahan Indonesia, Perpani Provinsi DIY, KRT.Darmo Dipuro, lomba jemparingan punika nengenaken gagrag Mataraman. Awit saking punika, sedaya pasarta dipun kedahaken ngangge busana adat ingkang sampun dipun cawisaken dening pehak panitia.
Lomba jemparingan tataran nasional punika, sampun asring dipun adani makaping kaping. Emanipun, masyarakat Ngayogyakarta katingal dereng kathah ingkang remen dhateng cabang olahraga punika. Satemah para pasarta lomba jemparingan racakipun asal saking sawetawis wewengkon Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Hari Atmaja- Arif


Read More..

Kepyakan Titik 4 Greskap FKWA

Ngayogyakarta, www.jogjatv.tv - Kangge mujudi program Kitha Ngayogyakarta ingkang sehat lan berhati nyaman, Minggu enjing(10/4), Walikota sarta Wakil Walikota Yogyakarta, ngepyakaken pangupakawising bantaran Lepen Winongo, ing Kalurahan Gedhong Tengen, Ngayogyakarta. Adicara kepyakakan Titik 4 FKWA Greskap punika, dipun regengaken kanthi sawetawis krida, kadosta simulasi Tagana, senam sarta mancing massal.
Wewengkon ingkang sakawit katingal reged punika, lajeng dipun resiki kanthi swadaya dening warga Pringgokusuman lan warga Tegalrejo. Warga mbangun Ruang Terbuka Hijau, RTH lan papan dolanan lare. Kejawi punika, warga ugi mbangun lurung, sarta kreteg ingkang dados tandha pambangunaning RTH ing FKWA zona tengah, inggih punika Gesit-Resik-Tanggap utawi Greskap titik 4. Ing papan punika ugi dipun bangun gedung serbaguna ingkang ugi saged dipun dayakaken kangge krida PAUD, sarta papan pepanggihan. Sinaosa kathah pigunanipun, nanging pambangunaning RTH punika, kapepalang babagan redana kangge mbayar tenaga ingkang reresik.

Ernyta-Andri Yulianto


Read More..

Atusan Santri Nyengkuyung Festival Anak Sholeh

Ngayogyakarta, www.jogjatv.tv - 800 santri tumut Festival Anak Soleh Indonesia kaping 8, ingkang dipun adani dinten Minggu enjing(10/4), mapan ing Perguruan Tinggi Kampus Muhammdiyah Jalan Kapas Ngayogyakarta. Atusan santri kasebat asal saking saindenging Provinsi DIY. Lampahing Festival Anak Soleh katujokaken kangge pados santri ingkang mumpuni, ingkang salajengipun badhe dipun ajengaken salebeting Festival Anak Sholeh Indonesia tataran Nasional, ing wulan September ngajeng.
800 santri ingkang nyengkuyung lampahing Festival Anak Sholeh Indonesia kaping 8, inggih punika santri saking Taman Kanak Kanak Alquran, TKA lan Taman Pendidikan Alquran, TPA Sa-Provinsi DIY. Krida ingkang dipun adani ing Perguruan Tinggi Muhammadiyah, Jalan Kapas Ngayogyakarta punika, dipun regengaken sawetawis kesenian agamis saking para santri.
Lampahing Festival Anak Sholeh Indonesia kaping 8 kanthi simbolis dipun kepyakaken Gubernur DIY, ingkang dipun wakili dening Sekretaris Daerah Propinsi DIY, Triharjun Ismaji. Salebeting serat pambagyanipun, Gubernur DIY ngajab, Festival Anak Sholeh mboten namung kangge silahturahmi kemawon, nanging ugi saged minangka sarana kangge mangertosi bakatipun para santri.
Lumantar krida Festival Anak Sholeh tataran Propinsi DIY punika, para santri kaajab tumemen anggenipun nedahaken kesagedanipun. Lan menggahipun pasarta ingkang sasab badhe kapilih makili DIY salebeting Festival Anak Soleh tataran Nasional, ing wulan September ngajeng.
Salebeting Festival Anak Sholeh Indonesia punika, wonten 22 cabang lomba, lan badhe dipun pilih 57 santri ingkang badhe majeng makili Festival Anak Sholeh ing tingkat Nasional.

Hari Atmaja-Arif


Read More..

Lava Flood Victims Harvest Chili

Merapi eruption which occurred some time ago, has affected the residents of Seloboro Village, Salam subdistrict, Magelang. aside from drowned and buried their homes in cold lava, it also ruined several agriculture plants. Despite all those, Several Seloboro residents had been observed to harvest chili from their field.

Several chili farmers in Seloboro village, Salam Subdistrict, magelang, has started to harvest chili in their field. One of them is Mujiarjo. Although his field had been buried in volcanic ashes, due to Merapi eruption, as well as hit by pest attack some time ago, he can still harvest eight hundred chili stalks in his field. Currently, he has harvested his chili up to the ninth pickings. In a single picking, he can obtain up to fifty kilograms of chili.

The current decline of chili price in the Market, is complained by the chili farmers. If previously, Mujiarjo can sell his chili for up to ten thousand rupiahs a kilogram, now he can only sell for eight thousand rupiahs a kilogram. Chili farmers only hope that, chili price in the market can be more than ten thousand rupiahs a kilogram

Read More..

Perwacy Held Social Service

Association of Yogyakarta cantonese residents, perwacy, in friday evening, held an entertainment night of perwacy social gathering, in Graha Sarina Vidi, Yogyakarta. The routine event, other than being members meet event, it was also for holding a social service. They provided grants in symbolic manner, to schools for the disabled (slb), and Merapi eruption victims in several subdistricts.

Perwacy gathering which is held every eight months, was attended by hundreds of members, and several members of Yogyakarta City government. in the event, a social service was also held, by providing support of sewing machines to SLB two Bangunharjo, and brick molds to Merapi eruption victims in Pakem, Cangkringan, Sleman, and code, Yogyakarta. Aside from that, Perwacy also held free medical examination in several villages. Tun Yulianto, as head of Perwacy gathering, hoped that the granting of supports can raise the spirits, of Merapi Victims.

Participating in the event, is deputy mayor of Yogyakarta, Haryadi Suyuti. He appreciated the social event held by perwacy.

Members’ enthusiasm were apparent, when the event was graced by performance from a dancer group from Semarang, and Calung Malioboro artists. Perwacy itself now has around six hundred members in all over Yogyakarta. One of the Perwacy-made institutions, SLB Yapenas, is able to produce independent students, who earn for themselves with self-made handicrafts.

Read More..

Jogja-Semarang Bus Passengers Decrease

Since the shifting of route of Jogja-Semarang public transports, due to the collapse of Pabelan bridge in Magelang some time ago, passengers of Patas buses serving the route has decreased steeply. The cause is not known for certain, but it has been thought that, the longer trip has caused people to opt for personal vehicle instead.

Since the collapse of Pabelan bridge in Magelang, public transport traffic for Jogja Semarang route has been shifted. Jogja-Semarang economy class buses are diverted to Wates street to Purworejo, and Patas buses are advised to take the eastern route, through Boyolali regency to the north, several Jogja-Semarang Patas bus drivers said that, the shifting of route has caused a steep decline of passengers. This is apparent from the many empty seats in the bus, as well as the quietness of the waiting room in Jombor terminal.

A Semarang-Jogja route Patas bus driver, Sutarno, said that, the lack of passengers also affect the decline of the income of public transport entrepreneurs. Therefore, Sutarno expected that the bridge can be repaired soon, or a temporary bridge can be erected in another site.

Sutarno added that, due to the route diversion, the trip has become much farther, that the fee for Jogja-Semarang Patas bus has to be raised.

Read More..

Degan Bridge Collapsed, Magelang-Purworejo Alternative Route is Hampered

Heavy rain all night long in Kulonprogo regency, has caused Degan Bridge that is located in Degan hamlet two, Banjararum village, Kalibawang subdistrict, Kulonprogo, to collapse. The bridge was functioned as one of the alternative routes which connects Kulon Progo regency and Purworejo, Central java.


Intense rainfall caused the water volume to rise, erode the river cliffs, and eventually bring down Degan Bridge, which is located in Degan hamlet two, Kalibawang subdistrict, Kulon Progo, in friday morning. The bridge connects three subdistricts, Kalibawang, Samigaluh, and Girimulyo. It is also an alternative route from Magelang, through Kulon Progo, Toward Purworejo.

The collapse of Degan bridge upsets the public transportation. Aside from connecting three subdistricts in Kulon Progo, the bridge is also an alternative route from Magelang to Purworejo. in the meantime, the road is closed down by residents because it is dangerous. Local residents only allow two-wheeled vehicles to cross over. Bridge divider looks hanging, the tarmac collapses to the bottom of the river, and the foundation is dragged for several meters from the bridge, due to the strong current of Degan river. the collapse of the bridge is troubling Students going to School, because public transports are prohibited from crossing over. Thus, the Students have to walk, four-wheeled vehicle users have to travel for five kilometers instead of two, through wates city. This condition will drag on if there is no effort.

Read More..

Beber and Pakuwon Leather Puppet Painter

The lack of attention from the government, causes concern to the leather puppet painting artists about the future fate of Indonesian culture. Musafiq, a painter of Beber and Pakuwon leather puppet from Klaten, central java, hoped that young generations care, and want to learn to love the traditional art of the country, So that it won’t be eroded by foreign culture or consumed by time.


Pakuwon and Beber leather puppet painting art is a rarity to find nowadays. It is even feared that the art will go extinct, consumed by the progress of time. Musafiq, a painter of Beber and Pakuwon leather puppets, said that, although it is difficult, He holds on and tries to develop the art of Beber and Pakuwon leather puppet painting. In his house in Belang Wetan Village, north Klaten Subdistrict, Musafiq keeps on working, with hopes that there will be attention from young generations, to learn and love the leather puppet painting art.

The lack of attention from the government to provide room for Artists, has raised concerns that art and traditions will fade away. Musafiq hoped that the government would provide an appropriate financing for art and culture, because art is a strong unifier of nation.

Read More..

Transfer Of Jaga Regol in Pura Pakualaman

It has been a tradition that, every thirty five days—or Selapan Sekali, in every saturday evening of pahing (Javanese Day) at nine pm, Kadipaten Pura Pakualaman Yogyakarta, holds the routine ceremony of the shift of Prajurit caos Jaga Regol—or guards of the gates of Pura Pakualaman. The ceremony of the shift of caos Jaga Regol was held in a modest manner, in the entrance gate of Kadipaten Pura Pakualaman, marked by the giving of the flag of Kadipaten Pura Pakualaman, from the previous gurad to the new guard.

According to Mas Lurah Wiro Sasongko, the transfer ceremony of caos Jaga Regol, which is held every saturday evening of pahing, other than being the duty of the guards, it is also to anticipate Tingalan Dalem Sri Paduka Paku Alam the eighth, who was born in saturday evening of pahing. To celebrate the historical day, Saresehan—or Public Discussion, and Uyon-Uyon were held. Meanwhile, for the progression of Jaga Regol ceremony, it was begun with report from the commander of Prajurit (Troop) Lombok Abang, Mas Ngabehi Wiro Handoyo, to the commander of Prajurit Plangkir, Mas Ngabehi Wiro Daminto. Each troop has forty members. After the report, both Bregodo Prajurit—or Platoons saluted and transferred the banner of Kadipaten Paku Alaman, which was the sign of guard shift, or caos, in Kadipaten Pakualaman.

Mas Lurah Wiro Sasongko added that, there are three shifts in one day. The first and third shifts are carried out by two Bregodo Prajurit, that are, Prajurit Lombok Abang and Prajurit Plangkir. Meanwhile, the second shift is carried out by Pura Paku Alaman security guards.

Read More..
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

© 2011 Jogjatv template. Powered by Blogger.

Jogja TV by M. Safii